Lompat ke konten
Angelic Agent

Golongan Darah Kucing: Wajib Dicek Breeder Sebelum Kawin

5 menit baca
Induk kucing British Shorthair biru menyusui tiga kitten di atas selimut krem, dengan timbangan dan buku catatan di rak kayu

Ya, kucing punya golongan darah. Sistem utamanya ada tiga: A, B, dan AB. Kebanyakan kucing bergolongan A, AB tergolong jarang, sementara golongan B cukup sering ditemukan di beberapa ras pedigree, termasuk British Shorthair. Buat breeder, ini bukan sekadar trivia: induk betina golongan B yang dikawinkan dengan pejantan golongan A bisa kehilangan anak-anaknya dalam beberapa hari pertama setelah lahir.

Kondisi itu namanya neonatal isoerythrolysis, dan kabar baiknya hampir selalu bisa dicegah kalau golongan darah indukan sudah diketahui sebelum perkawinan. Artikel ini membahas cara kerjanya, ras mana yang perlu lebih waspada, pilihan tes, dan apa yang bisa kamu siapkan sebelum litter lahir.

Golongan darah kucing ada berapa, dan bagaimana diturunkan?

Dalam sistem AB, kucing dikelompokkan menjadi golongan A, B, atau AB. Pewarisannya cukup sederhana untuk dipahami breeder:

  • A dominan terhadap B. Kucing golongan A bisa membawa satu gen B yang tersembunyi (carrier) tanpa terlihat dari hasil tes darah biasa.
  • Kucing golongan B pasti membawa dua gen B. Jadi dua kucing golongan B yang dikawinkan hanya akan menghasilkan anak golongan B.
  • AB diwariskan terpisah. Gen AB dominan terhadap B tetapi resesif terhadap A, dan golongan ini jarang di semua ras.

Konsekuensinya sering bikin kaget: dua indukan yang sama-sama bergolongan A tetap bisa menghasilkan kitten golongan B kalau keduanya carrier. Secara peluang, sekitar seperempat anak dari pasangan carrier x carrier akan bergolongan B. Di luar sistem AB, para peneliti juga sudah menemukan antigen sel darah merah lain yang belum rutin dites, jadi golongan darah kucing masih terus dipelajari.

Kenapa induk golongan B berisiko bagi kitten-nya

Kucing golongan B secara alami punya antibodi anti-A dalam kadar tinggi, tanpa perlu pernah menerima transfusi. Antibodi ini ikut keluar lewat kolostrum, yaitu susu pertama setelah melahirkan. Pada 24 jam pertama hidupnya, usus kitten masih bisa menyerap antibodi dari kolostrum langsung ke aliran darah.

Kalau kitten itu bergolongan A atau AB, antibodi anti-A dari induknya akan menghancurkan sel darah merahnya sendiri. Itulah neonatal isoerythrolysis. Kebalikannya tidak berbahaya: kitten golongan B dari induk golongan A umumnya aman, karena kucing golongan A punya antibodi anti-B yang jauh lebih rendah atau bahkan tidak ada.

Yang membuatnya licik, kitten biasanya terlihat normal saat lahir. Gejala muncul setelah mulai menyusu, dan bentuknya bisa berbeda-beda:

  • kitten mati mendadak tanpa tanda yang jelas;
  • kitten "memudar" dalam beberapa hari: berhenti menyusu, lemas, gusi pucat, kadang kuning;
  • urine berwarna kemerahan karena hemoglobin dari sel darah yang pecah;
  • pada kasus ringan, ujung ekor (kadang telinga) bisa mati jaringan dan lepas.

Sebagian kitten tidak menunjukkan gejala sama sekali, sehingga masalah ini sering baru disadari setelah satu litter hilang. Kalau curiga dalam beberapa jam pertama, pisahkan kitten dari induk sampai 24 jam pertama lewat dan segera hubungi dokter hewan.

Ras mana yang perlu lebih waspada

Proporsi golongan B berbeda antarras dan antarnegara. International Cat Care menyebut British Shorthair, Birman, dan Devon Rex sebagai contoh ras dengan golongan B yang relatif sering. Sebaliknya, Siamese hampir selalu bergolongan A, dan laboratorium Langford Vets mencatat Siamese, Burmese, dan Oriental Shorthair tidak membawa gen B.

Untuk breeder British Shorthair, artinya tes golongan darah sebaiknya diperlakukan sebagai pemeriksaan standar indukan, sejajar dengan tes PKD dan HCM yang kami bahas di panduan tes kesehatan genetik indukan. Angka persisnya bervariasi antarpopulasi, jadi jangan berasumsi garis darah impor kamu pasti aman hanya karena indukannya sehat.

Tes darah biasa atau tes DNA?

Ada dua pendekatan, dan keduanya menjawab pertanyaan yang sedikit berbeda.

Tes serologis (sampel darah)Tes DNA (gen CMAH)
Yang diketahuiGolongan darah yang benar-benar terekspresi: A, B, atau ABGen yang dibawa, termasuk kucing A yang carrier B
SampelDarah, di klinik atau laboratorium; ada kit cepat yang hasilnya keluar dalam hitungan menitSwab mulut atau sampel darah, bisa dari kitten yang masih sangat muda
CatatanTidak bisa melihat status carrierAkurasinya berbeda per ras; pada sebagian ras ada varian yang belum terdeteksi

Soal keterbatasan tes DNA, ini penting. Langford Vets menyarankan tes tambahan untuk varian b3 pada Ragdoll, Ragamuffin, dan Scottish Fold, karena tes standar saja kurang akurat untuk keputusan perkawinan di ras itu. Laboratorium Laboklin juga menemukan varian penyebab golongan B berbeda antarras. Karena itu, banyak laboratorium tetap menempatkan tes serologis sebagai langkah pertama, lalu tes DNA untuk mencari carrier. Tanyakan ke dokter hewanmu tes mana yang tersedia dan laboratorium mana yang dipakai.

Merencanakan perkawinan dan kelahiran

Begitu golongan darah indukan diketahui, pilihannya jelas. Ini yang umum dianjurkan untuk breeder:

  1. Tes semua indukan sebelum dikawinkan. Catat hasilnya bersama dokumen pedigree dan hasil tes kesehatan lain.
  2. Induk B paling aman dipasangkan dengan pejantan B. Semua anaknya akan golongan B, sehingga tidak ada risiko neonatal isoerythrolysis.
  3. Kalau induk B tetap dikawinkan dengan pejantan A atau AB, siapkan rencana kelahiran: tes golongan darah tiap kitten dari darah tali pusar saat lahir, pisahkan kitten A dan AB dari induknya selama 24 jam pertama, lalu beri susu pengganti atau titipkan ke induk asuh golongan A yang sedang menyusui. Setelah 24 jam, kitten umumnya aman kembali menyusu ke induknya.
  4. Kenali status carrier pejantan. Pejantan A yang carrier B bisa menghasilkan sebagian kitten golongan B, yang relevan kalau kamu ingin menjaga atau menghindari golongan tertentu di program breeding.

Kalau kamu membeli indukan dengan hak breeding, hasil tes golongan darah layak diminta bersama dokumen lain. Bedanya kucing breeding dan pet kami jelaskan di breeding quality vs pet quality, dan poin yang perlu tertulis hitam di atas putih ada di artikel kontrak breeding kucing pedigree.

Bukan cuma soal breeding: transfusi darah

Golongan darah juga penting kalau suatu saat kucingmu butuh transfusi. Kucing hanya boleh menerima darah dari golongan yang sama. Kucing golongan B yang menerima darah golongan A bisa mengalami reaksi berat sampai fatal, bahkan pada transfusi pertama, karena antibodinya sudah ada sejak awal. Dokter hewan biasanya melakukan tes golongan darah dan cross-match sebelum transfusi. Menyimpan catatan golongan darah kucingmu bisa mempercepat proses itu dalam keadaan darurat.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah kucing punya golongan darah seperti manusia?

Punya, tapi sistemnya berbeda. Kucing tidak mengenal golongan O atau rhesus seperti manusia. Sistem utamanya A, B, dan AB.

Golongan darah kucing yang paling umum apa?

Golongan A. Golongan B lebih sering di ras tertentu, dan AB jarang di semua ras.

Apakah kucing yang sudah steril perlu dites?

Tidak untuk keperluan breeding. Tapi mengetahui golongan darahnya tetap berguna kalau suatu hari ia butuh transfusi.

Sedang menyusun rencana breeding atau ingin memastikan dokumen kesehatan indukan import sebelum adopsi? Ngobrol dulu dengan Angelic Agent lewat WhatsApp. Kami bantu cek dokumen yang kamu pegang dan apa yang masih perlu ditanyakan ke breeder asal.

Ada yang mau ditanyakan?

Kalau setelah membaca ini kamu masih ragu soal ras, warna, atau prosesnya, tanya saja langsung. Kami jawab apa adanya, termasuk kalau menurut kami rasnya kurang cocok untuk kondisi kamu.