Melindungi Investasi Anda: 5 Langkah Cek Keaslian Sertifikat Pedigree
Mengadopsi hewan pedigree import adalah investasi signifikan dalam kualitas hidup pendamping Anda. Anda membayar premi untuk jaminan kemurnian ras, silsilah yang tercatat, dan yang terpenting, upaya breeder etis dalam menyaring masalah kesehatan genetik. Namun, di pasar yang kurang teregulasi, risiko terbesar adalah penipuan sertifikat pedigree palsu.
Sertifikat palsu bisa terlihat sangat meyakinkan. Mereka mungkin menggunakan logo organisasi internasional besar seperti WCF (World Cat Federation), CFA (Cat Fanciers’ Association), FIFe (FΓ©dΓ©ration Internationale FΓ©line), atau FCI (Federation Cynologique Internationale), tetapi silsilah yang tercantum di dalamnya hanyalah karangan.
Angelic Agent menyusun panduan praktis ini. Kami akan membagikan lima langkah konkret yang dapat Anda lakukan untuk memverifikasi keaslian dokumen pedigree kitten atau puppy import Anda, memastikan bahwa investasi Anda aman dan etis.
1. Pahami Struktur Dasar Sertifikat Pedigree
Sertifikat pedigree (silsilah) harus memuat informasi minimum yang dapat ditelusuri. Kenali elemen-elemen ini.
Informasi Wajib pada Dokumen Pedigree
- Nama Organisasi Penerbit: WCF, CFA, FIFe, atau klub nasional yang terafiliasi dengan FCI (untuk anjing).
- Nomor Registrasi/Serial: Kode unik yang mencatat hewan tersebut dalam basis data resmi.
- Nama Hewan Resmi: Nama lengkap hewan, seringkali mencakup nama cattery atau kennel di awal.
- Tanggal Lahir dan Ras: Informasi ras murni dan tanggal kelahirannya.
- Silsilah Tiga Generasi: Nama lengkap (dengan nomor registrasi) ayah (Sire) dan ibu (Dam), kakek-nenek, hingga buyut.
- Nama Breeder dan Pemilik Awal: Siapa yang membiakkan dan siapa pemilik pertama.
2. Langkah 1: Verifikasi Nomor Microchip
Ini adalah pemeriksaan fisik yang paling penting. Hewan pedigree import yang sah wajib memiliki microchip.
- Pemeriksaan Fisik: Minta seller atau dokter hewan untuk memindai (scan) microchip hewan di hadapan Anda (atau melalui video call jika impor).
- Cek Kecocokan Dokumen: Nomor microchip yang muncul di pemindai harus sama persis dengan nomor yang tercantum di sertifikat pedigree, passport, dan buku kesehatan.
- Tujuan: Microchip adalah sidik jari digital hewan. Jika nomor microchip tidak ada atau tidak cocok, seluruh dokumen tersebut patut dipertanyakan.
3. Langkah 2: Lakukan Cross-Check Nama Breeder dan Club Registry
Sertifikat resmi dikeluarkan oleh klub (asosiasi) di negara asal hewan tersebut.
- Identifikasi Klub: Tanyakan kepada seller nama klub atau asosiasi spesifik yang mengeluarkan sertifikat (misalnya, The TICA di AS, Deutsche Edelkatze e.V. di Jerman yang berafiliasi dengan WCF).
- Verifikasi Breeder: Lacak nama breeder yang tercantum di sertifikat. Breeder profesional sering memiliki situs web atau terdaftar secara publik di daftar anggota klub. Breeder harus transparan tentang nama resminya.
- Kontak Klub: Jika ragu, hubungi klub atau asosiasi penerbit resmi (melalui email yang tercantum di situs web resmi mereka). Berikan nomor registrasi dan nama breeder untuk menanyakan status pendaftaran.
4. Langkah 3: Gunakan Online Registry Check (Jika Tersedia)
Beberapa organisasi menyediakan basis data daring yang dapat diakses publik atau anggota untuk memverifikasi nomor registrasi.
- Contoh CFA: CFA memiliki online registry yang memungkinkan Anda mencari informasi dasar tentang silsilah.
- Contoh Organisasi Lain: Walaupun WCF tidak memiliki database publik terpusat, klub-klub afiliasinya sering memiliki daftar cattery yang terdaftar.
- Apa yang Dicek: Masukkan nomor registrasi. Hasil yang muncul harus memverifikasi nama hewan dan breeder yang tercantum di dokumen fisik Anda.
5. Langkah 4: Telusuri Silsilah Tiga Generasi (Pedigree Line)
Sertifikat palsu seringkali hanya mencantumkan nama acak untuk orang tua hewan.
- Periksa Konsistensi: Perhatikan nama ayah (Sire) dan ibu (Dam) serta kakek-nenek. Nama-nama ini harus konsisten (biasanya diikuti dengan nama cattery/kennel mereka) dan juga memiliki nomor registrasi pedigree sendiri.
- Lacak Lini Keturunan Terkenal: Jika ras Anda berasal dari lini keturunan yang terkenal, coba cari nama-nama leluhur tersebut di internet. Hewan pedigree berkualitas tinggi memiliki garis keturunan yang dapat ditelusuri.
- Tanda Peringatan: Jika semua nama di silsilah terlihat sangat umum, tidak memiliki nomor registrasi, atau tidak ada cattery/kennel yang tercantum, itu adalah tanda peringatan.
6. Langkah 5: Tinjau Stempel dan Tanda Tangan Resmi
Detail fisik pada dokumen juga penting, terutama jika itu adalah dokumen fisik (bukan hanya salinan).
- Cap Basah/Timbul: Sertifikat asli sering memiliki stempel basah (stempel asli) atau stempel timbul (emboss) dari klub atau organisasi penerbit, yang sulit dipalsukan.
- Keaslian Tanda Tangan: Pastikan dokumen ditandatangani oleh pejabat resmi klub atau breeder. Tanda tangan yang kabur atau dicetak secara digital tanpa tanda seal fisik patut dicurigai.
- Kualitas Kertas: Dokumen resmi sering dicetak pada kertas khusus dengan fitur keamanan tertentu.
Memeriksa keaslian sertifikat pedigree adalah tugas due diligence yang wajib Anda lakukan untuk melindungi diri dari penipuan dan investasi pada hewan yang tidak sehat. Proses ini mungkin rumit, tetapi sangat esensial.
Angelic Agent menghapus semua kekhawatiran ini. Kami menjamin setiap hewan pedigree import yang kami sediakan memiliki sertifikat 100% asli, dapat diverifikasi, dan berasal dari breeder etis yang terdaftar di organisasi resmi dunia. Kami menyediakan semua dokumen yang diperlukan dan memandu proses verifikasi.
Untuk konsultasi adopsi hewan pedigree import (kucing & anjing), hubungi Angelic Agent:π WhatsApp: 0811-8711-100π Website: https://www.angelicagent.id

